× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Gara-gara Disrempet, Seorang Remaja di Simeulue Ini dipukul Oknum TNI-AD

Gara-gara Disrempet, Seorang Remaja di Simeulue Ini dipukul Oknum TNI-AD

SHARE
Gara-gara Disrempet, Seorang Remaja di Simeulue Ini dipukul Oknum TNI-AD

Dandim Simeulue, Letkol Inf Awang Danuarto menjenguk Agung korban yang dipukul anggotanya, Selasa (12/6/2019). pemburunews.co

SIMEULUE - Agung Pranata (21), seorang remaja berasal dari desa Kampung Aie kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue, dipukul oknum TNI Angkatan Darat yang bertugas di Koramil kecamatan setempat, Minggu (9/6/2019).

Akibatnya, Agung terpaksa dibawa ke RSUD Simeulue untuk menjalani perawatan medis, Selasa (11/6/2019).

Berdasarkan informasi yang diterima pemburunews.co dari salah seorang tokoh masyarakat setempat yang melihat peristiwa tersebut, bahwa Agung dipukul oleh oknum TNI-AD yang betugas di Koramil Kampung Air pada hari Minggu (9/6/2019) malam setelah shalat Isya.

"Kebetulan saya baru pulang dari masjid siap shalat Isya, saya lihat ada apa ramai-ramai di depan Koramil, lantas saya singgah, terus saya tanya ada apa ini ramai-ramai?, ada yang jawab ada pemukulan di komplek kantor Koramil, entah masalah lampu kreta, entah apalah," ungkap Jumak Hasan, salah seorang saksi mata yang merupakan mantan Kepala Desa Kampung Aie.

"Saya tidak lanjutkan perjalanan menuju Suak Baru, sambung Jumak Hasan, tetapi saya penasaran dan balik lagi melihat ke kantor Koramil, ternyata ada seorang TNI-AD yang sedang memukul Agung, lalu saya lerai dan pemukulanpun berhenti," tambah Jumak Hasan yang juga memiliki hubungan persaudaraan dengan Agung.

Sementara, saat dikonfirmasi awak media, Dandim 0115 Simeulue, Letkol Inf Awang Danuarto mengaku ada 2 orang anggotanya memukul Agung di komplek kantor Koramil Simeulue Tengah.

Dijelaskan Dandim, kronolagis pemukulan itu terjadi bermula saat mobil Agung menyerempet mobil anggotanya yang memukul tersebut, setelah menyerempet, Agung langsung berlari.

"Sebenarnya ini awalnya hanya miskomunikasi, jadi adik ini dan anggota kami sama-sama naik mobil, cuma mobil anggota kami keserempet, iya mungkin karena adik ini merasa bersalah dan ketakutan, sehingga dia lari," ucap Dandim mengonfirmasi awak media.

"Terus, tambah Dandim, anggota kami mencari informasi keberadaan adik ini, ternyata diketahui adk ini tinggal di Simeulue Tengah, terus adik ini dipanggil, kemudian ditanya tapi ternyata awalnya nggak ngaku, terus ditanya-tanya lagi barulah ngaku, terus mungkin karena anggota kami terbawa emosi, barulah mungkin memukul, tapi tadi sudah diperiksa ternyata adik itu tidak masalah," sambung Dandim.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan, kemarin sudah ada pertemuan dengan keluarga Agung dan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan dan ia juga menegaskan bahwa akan memberikan sanksi kepada kedua anggotanya tersebut. Untuk biaya pengobatan Agung akan ditanggung Kodim.

Saat dikonfirmasi wartawan kepada Direktur RSUD Simeulue, drg. Farhan mengatakan, Agung masuk UGD pada pukul 13.52 WIB dan kondisinya sudah stabil.

"Kita belum melakukan visum karena tidak ada permintaan dari pihak yang berwajib. Baru kita visum apabila ada pihak yang berwajib meminta divisum," ujar Dirut RSUD Simeulue.

Seorang saudara dekat dengan Agung, Agus Jumadi mengatakan kepada wartawan, bahwa Agung Pranata merupakan putra pertama dari empat bersaudara Amrullah (48) dan Rismawati (45). (**)

VIDEO

BERITA DAERAH

img-20190916-wa0149.jpg

Mahasiswa Papua di Pringsewu : Kami Nyaman Disini, Warganya Ramah-Ramah

Pringsewu - Kapolsek Pringsewu Kota Polres Tanggamus Kompol Basuki Ismanto, SH. MH melaksanakan silaturahmi keamanan dan...