× Redaksi Pedoman Media Siber
Beranda daerah, hukrim, Tangkap, Wali Kota Jambi & Bupati Tanjab Barat, Koruptor Terima Fee Proyek Pipanisasi

Tangkap, Wali Kota Jambi & Bupati Tanjab Barat, Koruptor Terima Fee Proyek Pipanisasi

SHARE
Tangkap, Wali Kota Jambi & Bupati Tanjab Barat, Koruptor Terima Fee Proyek Pipanisasi

Foto wali kota Jambi dan Bupati Tanjab barat Safrial

PN - JAMBI, Dua orang Pejabat tinggi di Provinsi Jambi, Fasyha dan Safrial sudah disebut oleh terdawa Hendri Sestra dalam persidangan di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor)Jambi, Kata Hendri Sestra Safrial dan fasyha terima fee Proyek pipanisasi Tanjung Jabung Barat ( Tanjabbar) tahun 2009-2010, disinyalir merugikan Keuangan Negara mencapai 50 persen dari total dana yang dianggarkan sebesar Rp 200 miliyar.

img_20181217_102005"Sedangkan ketiga Saksi ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut umum (JPU) Jambi, untuk memberikan keterangan sidang di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jambi, ketiga Saksi ahli tersebut mereka adalah Saksi ahli Hukum pidana, dan saksi ahli kebijakan jasa pemerintah dari Universitas Jambi,

Menurut saksi BPKP Jambi, Imam Surono mengatakan. seharusnya barang dalam Pekerjaan Proyek pipanisasi bisa dibayar berdasarkan fisik sudah terpasang dibayar, belum terpasang tidak dibayarkan terlebih dahulu."apabila belum dipasang, seharusnya belum bisa dibayar, Dan itu berdasarkan peraturan yang ada. dari sanalah kerugian Negara sekitar Rp18 miliyar muncul, Akibatnya. Peralatan tersebut jadi sia-sia tidak bisa dimanfaatkan, Itu berdasarkan hasil audit BPKP terbasar dilakukan pada masa PLH Kadis PU Sabar Barus, "Mencapai Rp 14 miliyar,,

Di masa Hendri Sestra, selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Tanjab barat, terdapat Kerugian Negara mencapai Rp 4 miliar, Juga Hendri Sestra diduga terlibat Kasus Proyek pipanisasi tersebut, yang dianggarkan tahun 2009-2010, sebasar Rp 200 miliyar dengan total kerugian Negara Rp 18 miliyar, ujarnya",

Sedangkan keterangan saksi ahli Hukum pidana, Refles mengatakan, Perkara pipanisasi tersebut seharusnya menjadi kerugian Negara secara penuh "Gagal demi Hukum,alias total loss,, katanya, ,

Bahkan juga saksi ahli kebijakan jasa pemerintah, Slamet Sudariyo mengatakan barang yang dibayar oleh Dinas PU tersebut adalah yang sudah terpasang. sedangkan yang tidak terpasang tidak dilakukan pembayaran dan berstatus milik kontrak, pulsanya,,

Terdakwa Hendri Sastra, dalam persidangan pada hari Rabu 12/12-2018 minggu lalu hadir sebagai saksi Sabar Barus sebagai Pelaksana harian Kepala Dinas setelah Hendri, sedangkan Eri Dahlan Direktur Mega Citra itu sebagai konsultan," ujar Hendri Sastra,,

Di jelaskannya Hendri Sestra lagi selain itu, Bulian Drahim selaku PPK, Wendi Leo sebagai kuasa direktur PT Batur Arta Mandiri juga ditetapkan sebagai terdakwa. yang jelas Proyek ini "Ada mark UP seharusnya pencairan tidak 94 persen, bahkan dinaikkan menjadi 96 persen. Konsultan waktu itu dihubungi oleh Syarif, Fasha supaya mencairkan di posisi 96 persen,",

"Hingga Hari itu Fasyha mengancam, jika tak menganggarkan akan dicopot sebagai kadis PU, "Di akhir tahun 2010 saya baru mengetahui adanya korupsi di proyek ini. Saya ditelpon pak Safrial ke rumahnya, Fasha mau ke rumah. Fasha mengeluhkan sembil berkata emosi dengan fee yang diterimanya dari pipa hanya 10 persen kemudian dari pengerjaan 10 persen, 20 persen untuk Safrial. Safrial bilang ke Fasha, saya (Safrial) bupati bukan kamu (Fasha), " katanya, Ujarnya Hendri Sestra,

Ditempat terpisah beberapa Ilemin masyarakat Jambi, menanggapi dari hasil audit BPKP Jambi, Kerugian Negara Rp 18 miliar itu diduga BPKP Jambi "Tidak trensferansi dan keterbukaan dari hasil audit dalam pekerjaan Proyek pipanisasi barang yang tidak terpasang dilakukan pembayaran, "Bahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, terkesan tebang pilih dalam menangani Proyek pipanisasi tersebut, "Seharusnya diusut dilakukan Penyelidikan dan Penyidikan dari anggaran 2007-208* "Ada apa dengan Kejaksaan Tinggi Jambi, melakukan pemeriksaan atau Penyidikan Proyek pipanisasi 2009-2010 saja, "kalau ibaratkan puhun dari akar bawahnya dan cepat emruknya, Ujarnya, Berbagai Ilemin masyarakat Jambi,(PN - Efendi)

VIDEO

BERITA DAERAH

img-20190819-wa0014.jpg

Kodim 0735/Surakarta Gelar Latihan Katpuan Apkowil 2019, Ini Tujuannya

Surakarta - Dalam rangka memelihara dan meningkatkan penguasaan wilayah serta profesionalisme prajurit guna menunjang pelaksanaan...