× Redaksi Pedoman Media Siber
Beranda daerah Terkait Video Mesum, Jika Terbukti Bersalah IPPELMAS Minta Bupati Simeulue Mundur

Terkait Video Mesum, Jika Terbukti Bersalah IPPELMAS Minta Bupati Simeulue Mundur

SHARE
Terkait Video Mesum, Jika Terbukti Bersalah IPPELMAS Minta Bupati Simeulue Mundur

Ketua IPPELMAS Banda Aceh, Isra Fu'adi

BANDA ACEH - Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue(IPPELMAS) Banda Aceh mengancam aksi jika proses hukum penyelesaian video pribadi bupati tak kunjung diselesaikan.

Ketua umum, Isra Fu'addi menyampaikan terkait video pribadi bupati Simeulue yang diakuinya bersama istri disalah satu media, saat ini menjadi bahan perbincangan baik di daerah maupun luar daerah. hal ini katanya harus menjadi bahan serius untuk segera diselesaikan, karna sangat berdampak bagi nama daerah.

"Disini DPRK harus segera ambil peran," kata isra.

Isra menambahkan, terkait video tersebut maka kami mendesak untuk segera diproses secara hukum pertama adalah orang yang menyebarluaskan video terebut karna dianggap meresahkan serta mencoreng nama baik Simeulue dan juga berdasarkan Pasal 27 ayat 3 UU ITE menyebutkan melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Selanjutnya, sambung Isra, yang kedua adalah agar pihak berwajib juga segera memproses kebenaran video tersebut karna dinilai menjadi multitafsir dikalangan masyarakat.

"Kalau memang benar video tersebut bersama istri sahnya maka kita minta penyebar video di proses secara hukum seberat-beratnya karna sudah memalukan nama daerah dan nama Bupati Simeulue sendiri, tapi jika ternyata video tersebut bersama wanita selain dari istri sahnya maka kita minta diproses secara hukum dan bahkan kita minta mundur dari jabatan sebagai Bupati Simeulue karna dinilai telah mencoreng nama baik masyarakat dan daerah," tegas Isra kepada pemburunews.co, Selasa (23/7/2019) melalui siaran persnya yang disampaikan lewat whatsapp.

Isra juga menekankan jika persoalan ini terus dibiarkan dan hanyut diam-diam tanpa ada respon dari pihak berwenang untuk menyelesaikannya, maka IPPELMAS Banda Aceh siap menjadi parlemen jalanan untuk menyuarahkan kebenaran dan demi menjaga wibawa nama daerah..

Isra berharap agar proses penyelesaian persoalan ini segera usai dan mendapatkan titik temu dan tentunya mengikuti alur hukum yang ada..

"Yang salah akan tetap salah, yang benar akan tetap benar," tutup isra.(Kir)

VIDEO

BERITA DAERAH

img-20190819-wa0014.jpg

Kodim 0735/Surakarta Gelar Latihan Katpuan Apkowil 2019, Ini Tujuannya

Surakarta - Dalam rangka memelihara dan meningkatkan penguasaan wilayah serta profesionalisme prajurit guna menunjang pelaksanaan...