× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda nasional, hukrim Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kunjungan Rutan KPK Ditutup Hingga Akhir Maret

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kunjungan Rutan KPK Ditutup Hingga Akhir Maret

SHARE
Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kunjungan Rutan KPK Ditutup Hingga Akhir Maret

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kunjungan Rutan KPK Ditutup Hingga Akhir Maret. (Ist)

JAKARTA – Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menutup jadwal kunjungan, mulai hari ini, Rabu (18/03/2020). Kebijakan tersebut sebagai upaya antisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 di Rutan KPK.

"Guna mendukung upaya pencegahan
penyebaran corona virus (COVID-19) yang saat ini menjadi pandemi global. Kebijakan Kepala Rutan Cabang Rutan KPK adalah untuk sementara waktu menunda layanan kunjungan mulai hari Rabu tanggal 18  Maret sampai dengan  31 Maret 2020," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. 

Ali memastikan, kunjungan akan dibuka kembali pada hari Rabu, (01/04/2020) dengan memerhatikan perkembangan selanjutnya. 

Sementara untuk para Penasehat Hukum masih dapat melakukan kunjungan seperti biasa dengan memerhatikan imbauan-imbauan tentang antisipasi wabah corona yang ada. 

Plt Dirjen Pemasyarakatan pada Kemenkumham, Nugroho menegaskan, Lapas, Rutan dan LPKA di jajaran Kantor Wilyah Kemenkumham se-Indonesia sudah mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Nugroho menambahkan lagi, Ada empat langkah yang dilakukan jajaran Ditjen PAS menghadapi penyebaran COVID-19 di Lapas, Rutan dan LPKA. 

"Empat langkah itu yakni pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan. Untuk status pada Lapas, Rutan dan LPKA sendiri merujuk pada empat kondisi tersebut, yakni zona kuning dan merah," tuturnya.

Nugroho menjelaskan yang dimaksud status zona kuning adalah kondisi di daerah tersebut melakukan tindakan pencegahan dan penanganan.

Hal yang dilakukan seperti sosialisasi, penyemprotan disinfektan, penyediaaan sarana-sarana deteksi seperti pengukur suhu tubuh, penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer.  

"Pada zona kuning juga melakukan identifikasi dengan memastikan kondisi kesehatan pegawai, tahanan, warga binaan pemasyarakatan, atau narapidana dewasa dan anak yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius," ujar Nugroho.

Sedangkan status Lapas, Rutan dan LPKA disebut sudah berada di zona merah adalah kondisi di daerah tersebut melakukan tindakan pengendalian dan pemulihan. 

Untuk mengantisipasi zona merah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang status darurat COVID-19 di wilayah atau daerah masing-masing.

Sumber : VIVAnews
Editor : Herlin

 

VIDEO