Capai 3 Tahun Pimpin Simeulue, Erly Hasyim-Afridawati Dinilai Gagal

  • Admin
  • 20 Juli 2020 - 10:00 WIB
Capai 3 Tahun Pimpin Simeulue, Erly Hasyim-Afridawati Dinilai Gagal
Sekjend IPPELMAS Banda Aceh, Jawasir. (Ist)

BANDA ACEH - Mencapai tiga tahun berjalan tepatnya pada tanggal 20 Juli 2020, pemerintahan Kabupaten Simeulue yang dipimpin oleh Erly Hasim dan Afridawati dengan selogannya Sejahtera saat menjadi ikon kampanye pada tahun 2017 silam, kini mendapat sorotan yang serius dari berbagai kalangan terutama Mahasiswa Simeulue di luar daerah.

Seorang aktivis berasal dari Simeulue, yang juga tercatat sebagai Mahasiswa dikampus ternama, Jawasir mengatakan, selogan Sejahtera gagal dalam memenuhi kampanye saat itu. Kemudian ditambah lagi kurang harmonisnya hubungan Bupati dengan Wakil Bupati menjadi keputus-asaan masyarakat pada pemerintah Simeulue Sejahtera

"Sejauh ini banyak kritikan dari mahasiswa dan masyarakat atas perjalanan roda kepemimpinan Erly Hasim - Afridawati tak berjalan mulus seperti janji disaat kampanye pada tahun 2017 silam," kata Jawasir kepada media ini, Senin (20/07/2020).

Ia menambahkan, kesejahteraan itu tidak pernah hadir dan tidak dirasakan oleh masyarakat setempat selama pemerintahannya, apalagi tidak adanya lapangan kerja, komunikasi publik yang rusak total, birokrasi yang buruk sampai terjadinya beberapa pejabat dikursi panjang kan.

"Ini menandakan hancurnya sistem birokrasi di Kabupaten Simeulue saat ini, harapan masyarakat menjadi sirna seperti tidak ada yang bisa di harapkan lagi dan beberapa hal lainnya adalah bagian dari gagalnya kepemimpinan Erly Hasim - Afridawati selama ini,” ujar aktivis asal Simeulue ini.

Dalam kesempatan itu, Jawasir mengatakan, banyak sekali permasalahan dilingkungan pemerintahan Simeulue yang membuat malu daerah mulai dari Vidio amoral, Dana siluman, Proyek fiktif, Ijazah palsu dan masih banyak lagi hal yang membuat malu daerah.

"Semoga janji-janji kampanye Sejahtera dapat terealisasikan dalam 2 tahun kedepannya," Tutup Jawasir yang juga Sekjend IPPELMAS Banda Aceh. (jr/hr)

Berita Terkait