× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Dampak Covid-19, FAMAN Minta Pemerintah Simeulue Bantu Beras dan Sembako Untuk Masyarakat Miskin

Dampak Covid-19, FAMAN Minta Pemerintah Simeulue Bantu Beras dan Sembako Untuk Masyarakat Miskin

SHARE
Dampak Covid-19, FAMAN Minta Pemerintah Simeulue Bantu Beras dan Sembako Untuk Masyarakat Miskin

Ketua FAMAN Simeulue, Jawasir. (Ist)

BANDA ACEH - Ketua Forum Alumni Madrasah Aliyah Negeri Simeulue , Jawasir mengatakan, Pemerintah Simeulue telah mengeluarkan kebijakan berupa imbauan dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Salah satu imbauan adalah bekerja dirumah dan menutup warung kopi/caffe selama 2 pekan.

"Kebijakan ini kita sangat setuju, karena untuk saat ini kesehatan dan keselamatan masyarakat yang paling diutamakan," kata Jawasir melalui rilisnya kepada media ini, Kamis (26/03/2020).

Ia menambahkan, dampak dari pembatasan aktivitas di luar rumah seperti bekerja dirumah dan menutup warung kopi/caffe tersebut sangat besar effect bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang bekerja satu hari untuk makan sehari, ketika mereka tidak bekerja maka tidak makan dan sangat sulit bagi mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Kebijakan pemerintah di ikuti oleh masyarakat namun pemerintah harus memikirkan kembali bagaimana dengan nasib masyarakat yang kurang mampu, buruh bangunan, fakir miskin dan yang kesehariannya mecari nafkah dari kerja harian dampaknya besar tetapi pemerintah harus memikirkan nasib mereka," ujarnya

Jawasir meminta kepada pemerintah Simeulue, untuk segera menyikapi dan memberikan solusi dan langkah strategis yang efektif untuk membantu masyarakat yang tidak mampu serta memberikan perlakuan khusus dengan kemampuan pemerintah selama masa darurat ini.

“Presiden sudah mulai mensikapi itu, walaupun nominalnya masih sangat terbatas, saya pikir pemerintah Simeulue agar menyikapi itu tentu tidak untuk semua, tapi kepada masyarakat benar-benar yang berkehidupan dibawah garis kemiskinan dan orang fakir miskin dengan kategori tertentu,” kata Jawasir.

"Saya harapkan pada pemerintah, jangan memikirkan Pembangunan atau Proyek untuk saat ini, tetapi pikirkan Masyarakat nya dulu, ADD Desa dan biaya perjalanan dinas pejabat yang di Simeulue, dapat disisikan untuk membantu masyarakat dalam keadaan darurat waba virus Corona ini," tutup Jawasir yang juga sebagai Wasekjend IPPELMAS Banda Aceh ini. (Jr/her)

VIDEO