× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Diduga Dinas Pendidikan Menyalahi Aturan Swakelola

Diduga Dinas Pendidikan Menyalahi Aturan Swakelola

SHARE
Diduga Dinas Pendidikan Menyalahi Aturan Swakelola

Foto plang Dinas Pendidikan Tulang Bawang

TULANG BAWANG – Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, senilai 49 Miliar yang di peruntukan untuk pembangunan SD dan SMP diduga kuat menyalahi aturan Swakelola, indikasi tersebut diperkuat dengan pengakuan konsultan pengawas.

“Mana mungkin saya berani pak, kalau tidak ada perintah dari atas, pak kadis langsung yang merintah saya untuk mengarah kan semua sekolah SD dan SMP Tuba untuk membeli produk upvc ke PT.Indo Buana untuk SD dan PT. ATI untuk SMP," ungkap konsultan yang engan disebutkan namanya.

Dari pernyataan tersebut terlihat adanya intervensi terhadap sekolah yang mendapat kan Dana DAK, karena petunjuk teknis yang dibuat Depdiknas, pengelolaan DAK pendidikan dilakukan secara swakelola.

Yaitu dengan Peraturan LKPP Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pedoman Swakelola pasal 3 (a) tipe I yaitu Swakelola yang direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh Kementerian / Lembaga / Perangkat Daerah penanggung jawab anggaran, Dapat artikan bahwa Penanggung Jawab anggaran adalah Kepala sekolah bukan Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dari dugaan indikasi tersebut bisa terjerat UU Tipikor nomor 31 tahun 1999 Bab II pasal 3. Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (Ibnu)

VIDEO