× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Dukung DPRK, Ketua IPPELMAS: Segala Persoalan Imbasnya ke Mahasiswa, Kami Malu

Dukung DPRK, Ketua IPPELMAS: Segala Persoalan Imbasnya ke Mahasiswa, Kami Malu

SHARE
Dukung DPRK, Ketua IPPELMAS: Segala Persoalan Imbasnya ke Mahasiswa, Kami Malu

Ketua IPPELMAS Banda Aceh, Isra Fu'addi.

BANDA ACEH - Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh bersama rakyat Simeulue mendukung penuh langkah Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) untuk menuntaskan segala persoalan yang terjadi di Simeulue saat ini, Selasa (13/08/2019).

Ketua IPPELMAS Banda Aceh, Isra Fu'addi menyampaikan, langkah yang ditempuh DPRK saat ini, sudah sangat tepat dan sesuai keinginan masyarakat Simeulue. Pihaknya berharap, persoalan video amoral diduga dilakukan orang nomor satu di Simeulue tersebut mendapatkan titik terang, ditambah lagi persoalan PDKS, dana siluman dan persoalan lainnya yang harus di tuntaskan.

"Saya rasa, hampir seluruh masyarakat berharap persoalan ini segera dituntaskan, kecuali mungkin orang-orang yang memiliki kepentingan. Kami (IPPELMAS) Banda Aceh bersama keinginan rakyat, bukan kepentingan pejabat," kata Isra.

Ia menambahkan, terkait benar atau tidaknya persoalan tersebut, biarlah proses hukum berjalan dan menjawab semuanya, sehingga, menurut Isra, tidak menjadi dinamika dan bahan cerita ditengah masyarakat yang membuat roda pemerintahan juga tidak maksimal bekerja.

"Segala Persoalan yang terjadi saat ini, Imbasnya ke mahasiswa, sangat kami rasakan diperantaun, pertanyaan selalu menghampiri kami dan kami hanya tertunduk malu dan tak bisa menjawabnya," imbuhnya.

Ia berharap, agar segala bentuk persoalan yang ada di Simeulue saat ini, harus segera dituntaskan, sehingga kata Isra, keseharian mahasiswa diperantauan juga tidak terus diusik dan dicemooh oleh mahasiswa dari daerah lainnya.

"Buka mata dan hati, kami disini yang tersakiti," ujar Isra.

Ia menambahkan, terlepas dari semuanya asas praduga tak bersalah juga masih diadopsi oleh mahasiswa dan masyarakat Simeulue.

"Maka jalan satu-satunya adalah menghargai proses hukum yang sedang berjalan dan segera dapat dibuktikan kebenaran yang sesungguhnya," tutupnya. (IF)

VIDEO