GMBI Desak Polres Simeulue Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pencurian Tiang Listrik Milik PLN

  • Admin
  • 11 September 2020 - 13:50 WIB
GMBI Desak Polres Simeulue Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pencurian Tiang Listrik Milik PLN
Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Simeulue, Sarwadi. (Doc. Pemburunews.co)

SIMEULUE - Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Simeulue mendesak Polres Simeulue melalui Satreskrim Polres Simeulue untuk tindaklanjuti dugaan kasus pencurian tiang listrik milik PLN diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Lambaya Kecamatan Simeulue Tengah berinisial HH dan beberapa kasus dugaan penyalahgunaan dana Desa yang dilakukan oknum Kades Lambaya tersebut.

Ketua GMBI Simeulue, Sarwadi mengatakan, tiang listrik milik PLN itu yang diduga dicuri oknum kades Lambaya berinisial (HH) tersebut, dipergunakan untuk tiang gawang lapangan bola kaki desa setempat dan telah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh satreskrim polres Simeulue.

"Satreskrim polres Simeulue telah melakukan olah TKP pada hari Sabtu (15/08/2020) lalu ke desa Lambaya (HH), namun belum ada perkembangan terhadap kasus dugaan pencurian tiang listrik milik PLN tersebut," kata Sarwadi kepada media ini, Jumat ( 11/09/2020).

Ia menambahkan, pihaknya telah menjumpai meneger PLN Rayon Sinabang, ia mengatakan pihak PLN sangat keberatan atas hilangnya tiang listrik tersebut karena itu milik negara, meskipun pihak Kades Lambaya telah meminta tiang listrik tersebut melalui surat namun dari pihak PLN sendiri tidak memberikan karena tiang listrik tersebut milik negara atau aset negara bukan milik pribadi.

"Menejer PLN rayon Sinabang, merasa dirugika atau keberatan atas tingkah laku kepala Desa Lambaya yang mengambil tiang listrik untuk di jadikan tiang gawang lapangan bola kaki di luar sepengetahuan pihak PLN, tiang listrik itu milik negara atau aset negara yang tidak bisa diperjual belikan," ujar Ketua GMBI Simeulue itu.

"Menejer PLN juga sudah mempertanyakan kepada anggota yang bertugas di desa Nasrehe, mareka tidak tau atas hilang tiang listrik yang dugaan di ambil oleh kepala desa Lambaya itu," sambung Sarwadi.

Dia meminta kepada Polres Simeulue melalui Satreskrim Polres untuk menindaklanjuti secepatnya kasus pencurian tiang listrik yang dilakukan oknum Kades Lambaya (HH) tersebut.

"Kita minta kepada Satreskrim Polres Simeulue segera menindaklanjuti kasus pencurian tiang listrik milik negara atau aset negara yang dilakukan oknum Kades Lambaya itu," tutup Sarwadi. (hr)

 

 

Berita Terkait