GMBI Simeulue: Rehabilitasi Jembatan Suak Silingas Anggaran APBN Tahun 2020 Dinilai Lalai

  • Admin
  • 11 Oktober 2020 - 16:20 WIB
GMBI Simeulue: Rehabilitasi Jembatan Suak Silingas Anggaran APBN Tahun 2020 Dinilai Lalai
Jembatan Yang Sedang Dikerjakan Dibeberapa Titi. (Ist)

SIMEULUE - Seiring waktu terus berjalan kondisi pembangunan rehabilitasi jambatan Boxcaver Suak Silengas dua ( 2 ) Cs, Anggaran APBN  tahun 2020 yang  ada seputar Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue dinilai lalai.

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Simeulue, Sarwadi mengatakan, tempat kegiatan atau pekerjaan  rehabilitasi jambatan yang titiknya antara lain adalah Jambatan Putrajaya Empat ( 4 ),  Jambatan Putra Jaya Lima ( 5 ), Jembatan Lamalik dan Jambatan Luan Lambaya.

"Pekerjaan  yang di kerjakan oleh CV P A ini  masih banyak timbul teka-teki di lapangan dan menjadi timbul pertanyaan besar siapasih kontraktorkah atau bukan," kata Sarwadi, Minggu (11/10/2020).

Dari pantauan LSM GMBI di lapangan, sangat memprihatinkan kondisi di lapangan seakan-akan pekerja tidak bertuan, padahal sejak tujuh bulan lalu, dalam dugaan CV PA selaku rekanan pelaksana telah menandatangani kontrak dengan nilai Rp 2,5 Milyar yang bersumber anggaran dari Dana  APBN.

"Adapun surat perjanjian pekerjaan Rehabilitasi jembatan suak Silengas  2  Cs,  Kontrak bernomor  HK 02.03 Bg 1/PPK TP 02/ APBN /07/2020. tanggal  Kontrak 13 Maret 2020 dan Nilai Kontrak  2,5 Milyar," ujarnya.

Ia menambahkan, apalagi dalam bulan Oktober, November hingga Desember cuaca akan cenderung ekstrim yang lebih banyak hujan lebat dilapangan.

"Menurut informasi yang kami dapat di lapangan CV PA selaku rekanan pelaksana kegiatan telah mengambil uang muka atau DP (Down Payment)," tutupnya. (H)

Berita Terkait