× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah, politik Jabatan Kades Makin Diminati, di Desa Panyingkiran Bakal Calon 7 Orang

Jabatan Kades Makin Diminati, di Desa Panyingkiran Bakal Calon 7 Orang

SHARE
Jabatan Kades Makin Diminati, di Desa Panyingkiran Bakal Calon 7 Orang

H. Nanang Kepala Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (Ist)

CIAMIS - Jabatan Kepala Desa di kabupaten Ciamis semakin diminati, terbukti di Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang memiliki bakal calon yang mendaftar lebih dari lima orang.

“Di Desa Panyingkiran bakal calon sudah ada tujuh orang”, ungkap H. Nanang Kepala Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Jawa Barat, saat bertemu sedang menengok sawah cariknya di Blok Pahlawan, Kamis (16/01/2020) kemarin.

Menurutnya, yang masa baktinya habis April 2020 itu, banyaknya peminat jabatan kades itu baru tahun ini yang sebelumnya kesulitan calon. Dirinya juga, setelah pensiun dari Pemkab Tasikmalaya tahun 2012, diminta oleh tokoh dan masyarakat harus menbaktikan diri di lingkungan desanya.

"Sekarang, tidak ikut mencalonkan,ingin menikmati masa pensiun ini untuk keluarga”,kata Kades Panyingkiran yang Ke-12 ini.

Informasi yang dihimpun media ini, pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Ciamis akan digelar pada Bulan April 2020 mendatang, di 143 desa yang tersebar di 27 kecamatan. Dengan tahapan, pembentukan panitia, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), penjaringan calon dan penetapan calon. Bila lebih dari lima orang,akan ada penjaringan terlebih dahulu.

H. Nanang menyebutkan, dirinya selalu menyosialisasikan ke masyarakat, supaya pesta demokrasi rakyat desa itu dihadiri seluruh warga yang sudah memiliki hak pilih, untuk menciptakan pemilih yang berkualitas. Begitu juga memberikan penjelasan aturan, supaya para calon Kades mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pemangku kebijakan.

"Di desa kita (Panyingkiran), dari penduduk sekitar 6000 orang, yang memiliki hak pilih sekitar 4000 orang yang tersebar di 35 RT dan 9 RW. Sementara, bagi calon kepala desa lebih dari 5 orang, akan ada penjaringan terlebih dahulu," ungkapnya.

Hal itu, lanjut H. Nanang, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbub) terkait mekanisme pemilihan Kades. Selalin itu, juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2014 Tentang Desa.

“Smoga berjalan dengan aman dan damai, sehingga pesta demokrasi rakyat desa itu melahirkan pemimpin yang jujur dan bertanggungjawab," pungkas H.Nanang. (D.R)

VIDEO