Jalan Lintas Simpang Lamie Langkak Lumpuh Akibat Banjir

  • Admin
  • 29 Juli 2020 - 20:20 WIB
Jalan Lintas Simpang Lamie Langkak Lumpuh Akibat Banjir
Jalan Lintas Simpang Lamie Langkak Lumpuh Akibat Banjir. (Ist)

NAGAN RAYA - Akibat tingginya curah hujan sejak Senin siang hingga Selasa malam (28/07/2020) air Sungai Tripa meluap menggenangi jalan umum sepanjang Tripa Makmur pada titik rawan mengalami lumpuh total oleh banjir.

Pantauan media Pemburunews.co, banjir melumpuhkan akses transpotasi sepanjang kawasan Tripa Makmur tersebut tidak dilalui kendaraan roda dua dan empat seperti Desa Ujong Krueng, Desa Seunrubok Ye PP, Desa Seuneubok Ye PK,Desa Pasie Keubeu Dom, Desa Lueng Keubeu Jagad (LKJ) serta beberapa titik lainnya.

Camat Tripa Makmur Rajab Sumitro, SH mengatakan akses jalan lintas Simpang Lamie - Langkak lumpuh total untuk akses kendaraan toda dua dan empat, roda enam kemungkinan bisa karena ktinggian air capai 1 meter dikawasan Desa Ujong Krueng.

"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kondisi ini karena berdasarkan prediksi badan resmi Negara curah hujan masih tinggi", kata Camat Rajab Sumitro kepada media ini, (29/07/2020).

Kami atas nama Muspika Tripa Makmur senantiasa memantau situasi ini dan saya sudah laporkan kondisi Tripa Makmur saat ini ke Kabupaten serta masih menunggu intruksi tindak lanjutnya.

Dan Pos Polisi (Pospol) Tripa Makmur Brigadir Safrizal menyampaikan pihak Kepolisian tetap waspada dan siaga terhadap situasi ini sepanjang Tripa Makmur.

"Yang penting diharapkan kepada masyarakat tidak panik serta resah oleh bencana ini, semoga banjir cepat surut dan curah hujan menurun. Tetap saling jaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) demi stabilitas wilayah hukum Tripa Makmur", harap Safrizal.

Adnan alias Cek Nan Ketua Pemuda Desa Ujong Krueng mengatakan kondisi seperti ini sudah langganan Desa Ujong Krueng setiap tahunnya, setiap musim penghujan sudah banjir. Air banjir tersebut kiriman dari Desa Panton Pange.

"Kita perlu mencari solusi dan antisipasi agar ke depan hal ini tidak lagi terjadi bagi Desa- desa disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Tripa. Saya berharap adanya mitigasi terhadap bencana merugikan masyarakat tersebut," kata Cek Nan.

Mukhtar Asnawi salah seorang Kepala Dusun mengatakan arus air lumayan deras dari arah Desa Panton Pange mengalir ke Desa Ujong Krueng. Dibadan jalan sekitar ketinggian air mencapai setengah meter, tapi air mengalir terus menuju dataran rendah.

"Jika hujan turun lagi sekitar 3 jam diperkirakan jalur lintas Simpang Lamie - Langkak didapat dilewati oleh kendaraan roda dua, untuk kendaraan toda empat jenis rendah atau ban kecil diperkirakan terjebak," jelas Mukhtar. (Sofyan)

Berita Terkait