Kampanye Bukalapak Sahabat Sehat : Seruan untuk Gotong Royong Lawan COVID-19

  • Admin
  • 26 Maret 2020 - 20:30 WIB
Kampanye Bukalapak Sahabat Sehat :  Seruan untuk Gotong Royong Lawan COVID-19
Kampanye Bukalapak Sahabat Sehat : Seruan untuk Gotong Royong Lawan COVID-19. (Ist)

JAKARTA - Melalui kampanye Bukalapak Sahabat Sehat, Bukalapak mengajak berbagai pihak untuk menggunakan platform onlinenya demi bergotong royong mengatasi berbagai masalah. Mulai dari kesimpangsiuran informasi, tingginya harga berbagai produk kesehatan serta kelangkaan kebutuhan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin melalui platform Marketplace, platform Mitra Bukalapak serta melalui jaringan sosial dan TV.

Rachmat menyebutkan, Studi Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) mencatat bahwa metode respon pandemi “Whole-Of-Society” diperlukan, karena tidak ada negara, perusahaan dan komunitas yang bisa bertahan sendirian pada saat pandemi berlangsung. Penanganannya akan membutuhkan gotong royong terkoordinir dari berbagai elemen masyarakat, supaya dapat mempertahankan infrastruktur dasar dan meminimalisir dampak negatif pada perekonomian dan fungsi sosial.

“Luasnya penyebaran COVID-19 adalah masalah kita semua. Inisiatif Sahabat Sehat ini datang karena kami percaya kita semua bisa menjadi Sahabat Sehat untuk satu sama lain,” katanya.

Ia menambahkan, sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, pada pertemuan dengan media kemarin yang menyatakan, bahwa peran setiap orang penting dalam mencegah penyebaran virus yang lebih luas dan agar setiap platform digital memberi fasilitas serta dukungan sesuai dengan bidang dan layanannya masing-masing.

Rachmat menjelaskan, Kampanye Sahabat Sehat akan berlangsung selama masa darurat nasional untuk membantu masyarakat dalam hal, yakni pertama, Stay Alert yaitu, menyediakan informasi yang akurat dan terkini untuk masyarakat Indonesia bersama dengan Liputan6 yang bisa diakses melalui fitur Pantau Corona. Selain itu, Bukalapak juga bekerja sama dengan dokter untuk menyediakan tanya jawab virtual dan live seputar COVID-19.

Yang kedua, Stay Home yaitu, membantu penyediaan kebutuhan bahan pokok, produk kesehatan dan produk penunjang kenyamanan di rumah dengan harga yang terjangkau untuk seluruh masyarakat yang sedang bekerja, beribadah dan belajar di rumah tanpa perlu terbebani ongkos kirim berapapun nilai transaksinya dan dengan berbagai tambahan diskon dari mitra bisnis seperti Dana, Bank BRI, dan Allianz.

"Pengiriman barang juga telah dipastikan aman dengan Pengiriman Bebas Kontak Langsung dan tepat waktu oleh Sicepat, J&T Express dan Lion Parcel," jelasnya.

Selanjutnya yang ketiga, Stay Healthy yaitu, sebagai pahlawan ekonomi yang berada di garda terdepan, seluruh Mitra Warung Bukalapak yang tergabung di komunitas juga mendapatkan edukasi mengenai cara melayani pelanggannya dengan meminimalisir resiko tertular atau menularkan virus.

Rachmat kembali menambahkan, masyarakat juga bisa membantu sesamanya melalui fitur Donasi, untuk disalurkan oleh BAZNAS, BNPB, dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) sebagai bantuan Alat Perlindungan Diri bagi tim medis di rumah sakit, donasi penyemprotan desinfektan di berbagai fasilitas umum, pencucian karpet masjid dan mushola serta pembagian hand sanitizer dan masker untuk masyarakat umum.

“Kami percaya jika tiga hal ini dilakukan secara disiplin dan bergotong-royong, kita dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Harapan kami, di masa seperti inilah kami dapat menjadi fasilitator bagi semua orang agar penyebaran virus COVID-19 bisa ditekan,” harap Rachmat.

Ia juga mengatakan bahwa, seluruh karyawan Bukalapak terlebih dulu bergabung menjadi Sahabat Sehat dengan memastikan kesehatan masing-masing dan tetap produktif melayani kebutuhan seluruh pengguna dengan bekerja Dirumah aja.

Selama 10 tahun terakhir, sebut Rachmat, Bukalapak berkarya di Indonesia, Bukalapak selalu menjunjung semangat Gotong Royong. Nilai inilah yang dari awal, dan sampai hari ini terus diterapkan di perusahaan.

“Kami berterima kasih pada semua orang yang sudah menjadi Sahabat Sehat. Semoga ada lebih banyak lagi individu, organisasi, serta korporasi yang mau menjadi Sahabat Sehat bagi Indonesia,” tutup Rachmat.

Tentang Bukalapak
Bukalapak (PT Bukalapak.com) merupakan perusahaan teknologi unicorn Indonesia yang didirikan pada Januari 2010 sebagai sebuah pasar daring (online marketplace). Dipercaya saat ini oleh lebih dari 70 juta pengguna aktif, lebih dari 5,5 juta pelapak dan lebih dari 3,3 juta warung serta agen di seluruh Indonesia, Bukalapak fokus menciptakan berbagai produk teknologi dan program inovatif untuk masyarakat umum, demi memperluas dampak positifnya di seluruh Indonesia.

Pendiri Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Pemerintah Indonesia di tahun 2016 (Achmad Zaky) dan 2019 (Fajrin Rasyid) atas baktinya pada bangsa. Bukalapak juga diakui sebagai Best Companies to Work For tahun 2019 oleh HR Asia dan Buka Bantuan diakui sebagai The Best Contact Center Indonesia tahun 2018 dan 2019 oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). (r)

Berita Terkait