× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda nasional Ketua SEMA FDK UIN Ar-Raniry: KPK Jangan Mau Dikendalikan

Ketua SEMA FDK UIN Ar-Raniry: KPK Jangan Mau Dikendalikan

SHARE
Ketua SEMA FDK UIN Ar-Raniry: KPK Jangan Mau Dikendalikan

Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (SEMA FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Muammar. (Ist)

BANDA ACEH - Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (SEMA FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Muammar menyebutkan, rencana Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) akan membuat para pejabat pemerintah akan menjadi kebal hukum.

“Upaya untuk mengesahkan RUU KPK merupakan jalan yang aman untuk berkorupsi,” ujar Muammar kepada media ini, Rabu (11/09/2019).

Menurutnya, jika RUU KPK disahkan, menjadi jalan yang aman bagi para koruptor untuk menghabiskan uang negara, sebab, kata Muammar, RUU KPK tersebut sangat tidak efektif, karena, KPK seharusnya menjadi lembaga yang berdiri tanpa pengaruh siapapun.

“Jika RUU KPK disahkan, akan menjadi lembaga yang gampang dikendalikan," tambahnya.

Muammar menilai, ada beberapa isi RUU KPK yang dianggap dapat melumpuhkan lembaga anti rasuah tersebut, diantaranya seperti adanya dewan pengawas, penyadapan dipersulit dan dibatasi serta kedudukannya ada dibawah kendali pemerintah.

"Karena adanya dewan pengawas, ini sangat berbahaya, harusnya KPK bersifat independen dalam memberantas korupsi yang saat ini memprihatinkan, saya berharap semoga pemerintah jangan mengutak-atik KPK dan KPK jangan mau dikendalikan,” tegasnya.

Ia juga berharap, agar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo segera mengambil sikap atas penolakan RUU KPK yang dinilai melumpuhkan dan melecehkan semangat untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Saya berharap kepada Presiden Indonesia Joko Widodo, supaya mendukung untuk menolak RUU KPK, jangan sampai disahkan, mari kita kawal secara bersama-sama supaya tidak ada celah bagi koruptor di Indonesia,” tutupnya. (r)

VIDEO