Pemerintah Aceh Akan Hentikan Penerapan Jam Malam Hingga Social Safety Net Dilakukan

  • Admin
  • 04 April 2020 - 20:50 WIB
Pemerintah Aceh Akan Hentikan Penerapan Jam Malam Hingga Social Safety Net Dilakukan
Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT. (Ist)

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh akan menghentikan sementara penerapan jam malam dan memperbolehkan masyarakat untuk melakukan aktifitas kembali hingga program sosial safety net untuk melindungi pekerja informal dan harian seperti pelaku UMKM yang bergiat di malam hari bisa dilakukan. Demikian disampaikan Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, Sabtu (04/04/2020).

"Hal itu penting untuk melindungi perekonomian pekerja dari pelemahan ekonomi akibat wabah Covid-19, karena belum diikuti program sosial yang baik, jam malam kita rencana hentikan dulu sampai kemudian nanti kita kembalikan, banyak dari UMKM berdagang di malam hari," kata Nova.

Namun, Nova menegaskan dicabutnya maklumat tentang pembatasan jam malam tersebut untuk tidak diartikan oleh masyarakat, bahwa masyarakat boleh kembali berkumpul beramai-ramai.

"Kita meminta agar kedisiplinan masyarakat untuk terus ditingkatkan," tegasnya.

Ia menjelaskan, peresmian penghentian tersebut akan dilakukan usai seluruh Forkopimda Aceh menandatangani maklumat tertanggal 29 Maret 2020 tersebut.

Nova menambahkan, jika nanti Maklumat Bersama Forkopimda Aceh tersebut dicabut, pemerintah Aceh akan kembali pada peraturan pusat yaitu PP No.21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Artinya, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk menghindari berkumpul secara berkelompok dan memberikan pembatasan secara sosial," tambahnya.

Nova meyakini, selama sepakan terakhir pembatasan aktifitas warga di malam hari telah memberikan efek luar biasa pada pembatasan penyebaran Covid-19 di Aceh.

"Setidaknya seminggu terakhir secara ekstrem kita sudah mencoba menghentikan penyebaran virus ini," kata Nova. "Paling tidak setengah dari 24 jam orang tidak berinteraksi dengan sosial," imbuhnya. (r)

Berita Terkait