× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Pondok Pesantren Alfatah Fajarisuk Buka Santri yang Diridhoi

Pondok Pesantren Alfatah Fajarisuk Buka Santri yang Diridhoi

SHARE
Pondok Pesantren Alfatah Fajarisuk Buka Santri yang Diridhoi

Foto bersama Ustat M. Ma'sum setelah usai sholat Subuh.Doc. Foto. PemburuNews.com, Kamis (11/7/2019).

LAMPUNG - Pondok pesantren Alfatah yang terletak di desa Fajar Agung, kecamatan Pringsewu, kabupaten Pringsewu sekitar 50 meter dari pemakaman cina yang diseberang jalan Imambonjol lintas sumatra, Kamis (11/7/19).

Pengasuh pondok pesantren M. Ma'sum (33), yang berasal Jombang, Jawa Timur, menuturkan awal mula berdiri pondok ini pada tahun 2010, yang dicabangkan oleh pondok pesanten Alfatah Jawa Timur di Temboro pada tahun 2013. setelah itu dikirim ustat Hilmi untuk mengasuh pondok pesantren Alfatah Fajarisuk sampai tahun 2015, diganti lagi pengurus yakni ustat M. Ma'sum.20190711_081811

"Pokok pertama, membuka santri yang diridhoi oleh Allah, mengikuti sunnah Rasullah SAW. mendidik santri seperti ahlaqnya nabi, menjadikan santri bertanggung jawab agama seluruh alam dan mencetak santri untuk memikirkan umat," jelas ustad M. Ma'sum, saat dikunjungi oleh PemburuNews.co, Kamis (11/7/19), pukul 06:47 usai solat subuh.

Bagunan pondok pesantren Alfatah didirikan pada tahun 2010 yang kini sudah terdapat memiliki empat ruang kelas. selain itu, tampak gedung masjid yang terdapat ukuran 12X12 meter serta dilengkapi kamar mandi dan toilet.

Heri (35) salah santri kalong (santri laju) warga setempat, menceritakan bahwa pada awal waktu itu terhitung ada 3 santri, nanun saat ini alhamdulillah sudah tercatat santrinya 21 santri.

"Perlu diketahui, kami masih membangun gedung musholah dan asrama saat ini sedang dilaksanakan pemasangan pondasi bangunannya," jelas Heri, saat dijumpai, Kamis (11/7/19) usai melaksanakan sholat Subuh.

Jazuli (30) pengajar Hadroh (solawatan) yang berasal dari desa Sidodadi, kecamatan Pardasuka, menuturkan, dengan penuh harapan kedepannya semoga dapat lebih baik dalam mencetak santri-santri yang berahlaq Qulkarimah (Ahlaq yang mulia).

"Dan menjadi asbab hidayah keseluruh alam," pungkas Jazuli, mengahiri. (tim)

VIDEO