Sahabat Muda Jokowi Harap Polda Aceh Turun Tangan Dalam Perangi Berita Hoaks

  • Admin
  • 26 Maret 2020 - 15:10 WIB
Sahabat Muda Jokowi Harap Polda Aceh Turun Tangan Dalam Perangi Berita Hoaks
Sahabat Muda Jokowi Harap Polda Aceh Turun Tangan Dalam Perangi Berita Hoaks. (Ist)

BANDA ACEH - Sahabat muda Jokowi Dodo Arwin Mega, meminta peran Bank Aceh Syariah, untuk lebih fokus pada pengembangan sektor Ekonomi Produktif yang dewasa ini menjadi perhatian khusus pemerintah dalam meningkatkan daya saing serta perluasan lapangan kerja masyarakat ditengah derasnya arus Globalisasi. Hal ini disampaikan Arwin Mega sebagai sahabat muda Jokowi Dodo di Aceh Tengah, melalui rilisnya kepada media ini, Rabu (25/03/2020).

Arwin Mega, menuturkan peranan Bank Aceh Syariah saat ini harus mengubah skema penyaluran Kredit ke Usaha Ekonomi Produktif kepada masyarakat untuk meningkatkan usaha produktifitas masyarakat Aceh dalam mengembangkan berbagai sektor usaha.

“Keberadaan Bank Aceh Syariah kedepan harus fakus pada peningkatan Ekonomi masyarakat, Bank Aceh tidak perlu takut menyalurkan kredit kapada masyarakat, saat ini dunia usaha Sangat membutuhkan dorongan dari perbankan” Kata Arwin Mega

Terkait dengan isu Kredit 108 milyar Arwin Mega menjelaskan. Bahwa Bank Aceh Syariah dalam menyalurkan Kredit kepada Nasabah atau Debitur sudah melalui mekanisme Standar Perbankan secara Nasional. Dan kredit tersebut juga tidak mencapai 108 milyar, hanya 83 milyar, pihak Bank Aceh Syariah sudah memberikan klarifikasi secara resmi terkait nominal Kredit.

"Pemberitaan selama ini mengenai kredit 108 milyar sesuatu hal yang keliru, dan hal tersebut telah menimbulkan dampak besar terhadap perekonomian Aceh kedepan, makanya perlu diproses secara hukum pihak-pihak yang telah membuat susasan gaduh ditengah merebak wabah Covid-19,” Kata Arwin Mega

Sahabat Jokowi-Dodo, sekaligus Wakil Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aceh Tengah itu, juga mengatakan, Aceh menjadi perhatian khusus Presiden Jokowi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat untuk bangkit dari ketinggalan. Maka apabila ada pihak-pihak tertentu yang menggiring opini tidak bersumber harus cepat ditindak oleh pihak keamanan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif di Aceh.

“Kapolda Aceh saya berharap untuk segera merespon setiap informasi yang beredar dimasyarakat, apabila informasi tersebut tidak benar, (Hoaks) hal ini tidak bisa dibiarkan, maka kedepan penyebaran berita bohong di Aceh akan semakin gencar dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Aceh ini maju seperti Provinsi lain,” Tegas Arwin Mega.

Kepolisian memiliki kewenangan dalam menangani penyebaran Hoaks, Hal ini secara tegas diatur dalam pasal 5 Undang-Undang No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia bahwa Kepolisian sebagai alat negara berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah, Tugas wakil Rakyat juga memberikan arahan kepada pihak keamanan dalam wilayah kerjanya. Saya siap melakukan langkah-langkah dan melakukan kordinasi dengan Pak Presiden untuk mendukung pemberantasan berita Hoaks yang beredar di masyarakat. Berita Hoaks selama ini bukan saja di Aceh yang gencar digiring. Provinsi lain juga kerab terjadi, namun persentasenya masih sangat rendah. Kalau Aceh menjadi salat satu Provinsi penyebaran Hoaks tertinggi di Indonesia.

“Kedepan saya akan melakukan kordinasi langsung dengan Pak Presiden Jokowi-Dodo untuk membantu Polda Aceh dalam menangani kejahatan Media Siber yang telah memberitakan, pemberitaan tidak sesuai dengan etika jurnalis,” Sambung Arwin Mega

Lebih lanjut, Arwin Mega siap mendampingi Kapolda Aceh untuk bertemu Bapak Presiden Jokowi-Dodo dalam membicarankan persoalan keamanan Media Siber di Aceh.

"Persoalan ini tidak bisa kita biarkan begitu saja. Harus ada proses hukum kepada pelaku, supaya menjadi pembelajaran kedepan bagi, pihak-pihak yang ingin menyebar berita Hoaks," Pungkas Arwin Mega sahabat Muda Jokowi. (r)

Berita Terkait