× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Sering Dijadikan Tempat Maksiat, LEMKASPA Minta Pemerintah Cabut Izin Hotel

Sering Dijadikan Tempat Maksiat, LEMKASPA Minta Pemerintah Cabut Izin Hotel

SHARE
Sering Dijadikan Tempat Maksiat, LEMKASPA Minta Pemerintah Cabut Izin Hotel

Direktur LEMKASPA, Samsul Bahri, M.Si (Doc PemburuNews)

BANDA ACEH - Lembaga Kajian Strategis Kebijakan Publik Aceh (LEMKASPA) meminta kepada pemerintah  untuk memeriksa dan mengevaluasi izin sejumlah hotel yang beroperasi di wilayah hukum Kota Banda Aceh, Sabtu (05/10/2019).

Direktur LEMKASPA, Samsul Bahri, M.Si, menyebutkan, pemberian izin perhotelan di Aceh khususnya di Banda Aceh perlu memperhatikan aturan sesuai syariat Islam yang berlaku di Tanah Serambi Mekkah. 

"Perlu dilakukan pemeriksaan dan evaluasi, agar hotel yang beroperasi di Aceh khusunya di Banda Aceh dapat menjalankan sesuai aturan," ujar Samsul. 

Menurut Samsul, akibat kurangnya perhatian dari pemerintah kepada pihak menejemen perhotelan, sehingga hotel, sering dijadikan sebagai tempat maksiat, pesta narkoba seperti baru-baru ini terjadi di salah satu hotel di Banda Aceh. 

“Sudah sering terjadi penangkapan maupun pengerebekan, hotel yang sering dijadikan tempat maksiat ini, perlu dicabut izinnya,” tegasnya. 

Samsul melanjutkan, keberadaan hotel yang diharapkan mampu menambah PAD untuk daerah, justru disalahgunaan untuk kebebasan yang melanggar nilai-nilai syariat Islam maupun adat istiadat yang berlaku. 

"Sekali lagi, kami mohon kepada pemerintah supaya lebih serius memperhatikan hal-hal seperti ini, tentunya, semua pihak berharap kejadian serupa, agar tidak terulang kembali," harapnya. (q)

VIDEO