× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Terkait Covid-19, IPPELMAS Medan Minta Pemerintah Simeulue Libatkan Mahasiswa Jadi Relawan Non-medis

Terkait Covid-19, IPPELMAS Medan Minta Pemerintah Simeulue Libatkan Mahasiswa Jadi Relawan Non-medis

SHARE
Terkait Covid-19, IPPELMAS Medan Minta Pemerintah Simeulue Libatkan Mahasiswa Jadi Relawan Non-medis

Pengurus IPPELMAS Medan, Teuku Andri. (Ist)

MEDAN - Aktivis mahasiswa dan juga Pengurus IPPELMAS Medan , Teuku Andri meminta kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk membentuk Team/Relawan dikalangan mahasiswa menjadi tenaga non-medis, hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah kabapaten Simeulue yang sedang  fokus melakukan edukasi, pengendalian dan pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Mengingat 48 Warga Simeulue masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) situasi ini sangat memprihatikan atas wabah virus Corona khusus nya di Kabupaten Simeulue, karena itu kami meminta pemerintah Kabupaten Simeulue untuk melibatkan mahasiswa sebagai relawan non-medis," kata Teuku Andri melalui rilisnya kepada media ini, Selasa (24/03/2020).

Aktivis asal Simeulue itu menyebutkan, perkembangan penyebaran virus Corona di Indonesia pada umumnya di Simeulue khususnya, setiap harinya semakin meningkat berdasarkan data dari badan kesehatan dunia WHO, Indonesia merupakan Negara dengan persentase kematian tertinggi pada kasus covid-19.

Selain itu, Teuku Andri mengajak  mahasiswa dan masyarakat untuk peduli terhadap keselamatan diri, terutama keluarga, dengan mencegah dan mengikuti serta mematuhi himbauan dari pemerintah Kabupaten Simeulue.

"Karena itu amat penting dan instrumental agar penyebaran Covid-19 bisa terkendali di kabupaten Simeulue khususnya," kata Mahasiswa Alumni di Institut Teknologi Medan (ITM) itu.

"Mari sama sama kita lawan virus Corona ini dan tetap mendukung penuh himbauan dari pemerintah Kabupaten Simeulue dan jangan lupa pula shalat lima waktu, semoga rakyat Simeulue di jauhkan dari segala virus ini di pulau Simeulue tercinta," tutupnya. (Adr/her)

VIDEO